Desember 6, 2022

faperta.unkhair.ac.id Dodinga – Program Studi Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Khairun Ternate menggelar Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan judul Edutainment: Pengenalan Hutan dan Lingkungan bagi Anak Usia Dini. Kegiatan ini berlangsung di SD Tuwokona Desa Dodinga Kecamatan Jailolo Timur Kabupaten Halmahera Barat beberapa waktu lalu (18 September 2021).

            Permasalahan yang dihadapi oleh SD Tuwokona adalah siswa belum pernah diberikan secara sengaja materi-materi terkait pengenalan hutan dan lingkungan hidup di sekolah. Beberapa kali siswa terlihat bermain di sekitar lingkungannya mencari telur-telur burung dan soa-soa di sarang kemudian dipecahkan atau dirusak. Pengenalan hutan dan lingkungan hidup sejak dini berperan penting dalam perbaikan dan pelestarian keanekaragaman hayati untuk mewujudkan hidup berkelanjutan sampai pada generasi berikutnya.  Pengenalan hutan dan lingkungan hidup bagi anak usia dini dilaksanakan melalui dua kegiatan yaitu (1) kegiatan sosialisasi dan edukasi, dan (2) permainan edukasi ular tangga. Materi pada kegiatan sosialisasi dan edukasi kepada murid SD Tuwokona disampaikan oleh Firlawanti Lestari Baguna S.P, M.Si dan Mahdi Tamrin S.P, M.Si. Materi berupa pentingnya reboisasi tanaman, sadar sampah, dan mencintai hidupan liar disampaikan melalui infografis. Hal ini agar siswa dapat memahami dan mengingat apa yang disampaikan oleh pemateri. Selanjutnya kegiatan permainan edukasi ular tangga dipimpin oleh Fadila Tamnge, S.Hut., M.Si. Permainan ular tangga melibatkan 18 orang siswa yang terdiri atas kelas IV, V dan VI. Permainan ular tangga yang dimainkan sama dengan permainan ular tangga pada umumnya, namun konten permainan kali ini berisi informasi tentang pengenalan hutan dan isu lingkungan. Media Permainan diharapkan dapat memberikan motivasi belajar kepada para siswa agar senantiasa mengulang kembali materi-materi yang telah dipelajari sebelumnya. Menurut Tim PKM, alat permainan ular tangga sebagai media pembelajaran memiliki beberapa kelebihan, diantaranya adalah dapat menghibur dan menarik bagi anak, permainan memungkinkan siswa untuk memecahkan masalah yang dihadapi, mampu mengasah kemampuan komunikasi siswa dan tentunya membantu siswa untuk memahami materi dengan lebih mudah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.