Prodi Agroteknologi Melakukan Pengabdian Di Kelompok Tani Kelurahan Tubo

faperta.unkhair.ac.id Universitas Khairun termasuk salah perguruan tinggi negeri di Maluku Utara memiliki andil dalam menemukan dan menerapkan iptek dan wajib dilaksanakan. Kewajibannya tidak sampai disitu saja, namun iptek tersebut harus ditransfer ke masyarakat yang dikemas dalam kegiatan pengabdian masyarakat yang disingkat “Abdimas”. Oleh karena itu Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Khairun melakukan kegiatan Abdimas dengan tema “Optimalisasi Produksi Komoditi Hortikultura”.

Rangkaian kegiatan lain adalah menjalin mitra dengan kelompok tani (Poktan)) di Kelurahan Tubo sebagai bentuk kerjasama selaku Poktan binaan. Kelompok tani “Bina Tani” yang diketuai oleh Bapak Iskar Rasid dan didampingi oleh Penyuluh Pertanian Bapak Rusdi Maruf dan anggota lain menyambut baik kemitraan ini. Abdimas ini termasuk salah satu agenda rutin yang direncanakan oleh Program Studi Agroteknologi.

Kegiatan ini melibatkan para dosen, mahasiswa, penyuluh pertanian dan petani itu sendiri dengan maksud mengembangkan potensi dan meningkatkan kompetensi tenaga kerja dari lulusan (mahasiswa) dan mengoptimalkan usaha budidaya komoditi hortikutura. Petani bukanlah objek dalam kegiatan ini, namun petani sebagai pelaku usaha budidaya sehingga perlu ada pembagian porsi dalam mentransfer iptek dengan pengalaman petani itu sendiri, itulah konsep kemitraan yang dibangun oleh prodi Agroteknologi. Materi tambahan dalam pengabdian ini adalah sosialisasi dan distribusi benih Crotalaria Juncea atau sejenis Jojorore (dalam bahasa Ternate) sebagai pupuk hijau, benih buah Blewah dan kacang panjang.

Aspek pemeliharaan komoditi hortikultura seperti pemupukan, pencegahan hama dan penyakit dengan tumbuhan penghalau, pemberantasan gulma juga disentil dalam diskusi di lahan pertanaman cabai milik bapak Rajak Awal yang termasuk anggota poktan. Patut diacungi jempol kepada Poktan Bina Tani di Tubo, karena inisiatif memanfaatkan lahan perkebunan dengan menanam komoditi hortikultura di bawah tegakan cengkih dan tanaman perkebunan lainnya, di lahan kosong/tidur sekitar areal rumah penduduk. Berdasarkan informasi dari hasil diskusi dengan anggota poktan, bahwa komoditi seperti tomat, cabe dan terong memiliki peluang usaha tani yang menjanjikan karena dekat dengan pasar rakyat. Dalam kesempatan ini selain para dosen dan mahasiswa juga dihadiri bapak Dr. Suratman Sudjud, SP., MP selaku Wakil Rektor Bagian Akademik Universitas Khairun dan melakukan panen perdana tanaman tomat milik salah satu anggota poktan. Petani berharap kunjungan seperti ini sifatnya rutin dan terjadwal sehingga mereka dapat berkonsultasi tentang kendala teknis di lapang.

Permasalahan utama dan krusial di poktan adalah semakin kecil lahan petanian produktif, status kepemilikan lahan produktif yang sifatnya perorangan sehingga tidak memiliki kekuatan hukum. Seperti yang dikatakan sekretaris poktan Bina Tani yang sering disapa “Ong” bahwa beberapa minggu lalu lahan poktan yang dipinjamkan telah digusur saat tanaman terong masih berbuah, karena tanah tersebut mau dibangun perumahan. Kondisi semacam ini perlu dibijaki oleh instansi terkait karena semangat petani, kadang kala dipatahkan dengan status lahan. Petani Berkarya-Petani Berkah.

* Penulis : Dr. Rima Melati, SP., MP

One Reply to “Prodi Agroteknologi Melakukan Pengabdian Di Kelompok Tani Kelurahan Tubo”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *